Senin, 01 Agustus 2011

UDIT LAPORAN KEUANGAN DAN TANGGUNG JAWAB AUDITOR (Resumq Audit 1/bab 2)


AZAZ-AZAZ YANG MENDASARI AUDIT :
1. Hubungan Antara Akuntansi Dengan Pengauditan.
Pelaporan keuangan yang merupakan tahap pengkomunikasian dalam akuntansi adalah penyampaian informasi akuntansi dalam bentuk laporan keuangan, meskipun konsep pelaporan keuangan tidak hanya terbatas hanya pada laporan keuangan. Subyek suatu audit biasanya berupa data akuntansi yang ada dalam bukubuku, catatan dan laporan keuangan dari entitas yang diaudit.
Akuntansi
Audit
·         Tanggung jawab manajemen
·         Berpedoman GAAP atau SAK
·         Laporan dikirim ke pemegang saham disertai laporan audit
·         Tanggung jawab auditor
·         Berpedoman GAAS/SPAP
·         Laporan dikirim ke klien
·         Rekomendasi dikirim ke manajemen

MANFAAT EKONOMIS SUATU AUDIT
Manfaat ekonomis suatu audit laporan keuangan antara lain :
• Akses ke Pasar Modal
Undang-undang Pasar Modal mewajibkan perusahaan publik untuk diaudit laporan keuangannya agar bisa didaftar dan bisa menjual sahamnya.
• Biaya Modal Menjadi Lebih Rendah
Perusahaan-perusahaan kecil sering mengauditkan laporan keuangannya dalam rangka mendapatkan kredit dari bank atau dalam upaya mendapatkan persyaratan pinjaman yang lebih menguntungkan .
Pencegah Terjadinya Ketidakefisienan dan Kecurangan
Penelitian telah membuktikan bahwa apabila para karyawan mengetahui perusahaan akan diaudit oleh auditor independen, mereka cenderung untuk lebih berhati-hati agar dapat memperkecil terjadinya kekeliruan dalam pelaksanaan fungsi akuntansi dan memperkecil kemungkinan terjadinya penyalahgunaan aktiva perusahaan.
• Perbaikan dalam Pengendalian dan Operational
Berdasarkan observasi yang dilakukan selama auditor melaksaan audit, auditor independen sering kali dapat memberi berbagai saran untuk memperbaiki pengendalian dan mencapai efisiensi operasi yang lebih besar dalam organisasi klien.

KETERBATASAN PENGAUDITAN
Tidak ada audit yang dapat memberi jaminan penuh bahwa laporan keuangan bebas dari salah saji material yang timbul dari kesalahan pengolahan data atau kesalahan pertimbangan dalam memilih dan menerapkan prinsip akuntansi. Selain itu prinsip-prinsip pengukuran akuntansi seringkali menyediakan lebih dari satu alternatif untuk diguakan pada suatu transaksi atau kejadian tertentu. Tidak ada literatur akuntansi atau pertimbangan rasional yang menunjukan bahwa alternatif yang satu lebih baik dengan yang lain. Prinsip-prinsip
yang berlaku umum yang bersifat fleksibel memberi keleluasaan kepada penyusun laporan keuangan untuk mempengaruhi informasi yang disajikan dan oleh karenanya berpengaruh pada keandalan dan ketelitian informasi tersebut.

PIHAK-PIHAK YANG BERINTERAKSI DENGAN AUDITOR
Dalam suatu audit atas laporan, auditor menjalin hubungan professional dengan berbagai pihak yaitu :
Manajemen
Istilah “manajemen” mengandung arti sekelompok orang yang secara aktif merencanakan, mengkoordinasi, dan mengawasi operasi dan transaksi pada perusahaan, atau organisasi klien. Dalam konteks audit, manajemen meliputi pejabat pimpinan, kontroler, dan personil-personil kunci dalam perusahaan.
Dewan Komisaris dan Komite Audit
Dewan komisaris pada sebuah perseroan berkewajiban untuk mengawasi apakah perusahaan telah berjalan sesuai dengan kepentingan para pemegang saham.
Auditor Intern
Pekerjaan auditor intern tidak bisa digunakan sebagai pengganti pekerjaan akuntan publik, melainkan bisa menjadi pelengkap yang berguna bagi akuntan publik. Dalam menentukan seberapa jauh pekerjaan auditor intern akan digunakan, akuntan publik harus:
(1) Mempertimbangkan kompetensi dan obyektifitas auditor intern dan
(2) Menilai kualitas pekerjaan auditor intern.
Pemegang Saham
Selama penugasan audit berlangsung, auditor biasanya tidak berhubungan langsung dengan para pemegang saham karena mereka bukanlah pejabat atau pegawai perusahaan. Namun demikian auditor akan berhadapan langsung dengan para emegang saham pada saat perusahaan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan auditor harus menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan pemegang saham.

SEPULUH BUTIR STANDAR AUDITING
Sepuluh Standar auditing terbagi menjadi tiga kelompok yaitu :
a)      Standar Umum
1.      Audit harus dilaksanakan oleh seorang atau lebih yang memiliki keahlian dan pelatihan teknis cukup sebagai auditor.
2.      Dalam semua hal yang berhubungan dengan penugasan, independensi dalam sikap mental harus dipertahankan oleh auditor.
3.      Dalam pelaksanaan audit dan penyusunan laporannya, auditor wajib menggunakan kemahiran profesionalnya denan cermat dan seksama.
b) Standar Pekerjaan Lapangan
4.      Pekerjaan harus dilaksanakan sebaik-baiknya dan jika digunakan asisten harus disupervisi dengan semestinya.
5.      Pemahaman yang memadai atas struktur pengendalian intern harus diperoleh untuk merencanakan audit dan menentukan sifat, saat, dan lingkup pengujian yang akan dilakukan.
6.      Bukti audit kompeten yang cukup harus diperoleh melalui inspeksi, pengamatan, pengajuan pertanyaan, dan konfirmasi sebagai dasar memadai untuk menyatakan pendapat atas laporan keuangan auditan.
c) Standar Pelaporan
7.      Laporan audit harus menyatakan apakah laporan keuangan telah disusun sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum.
8.      Laporan audit harus menunjukan keadaan yang ada didalam prinsip akuntansi tidak secara konsisten diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan periode berjalan dalam hubungannya dengan prinsip akuntansi yang diterapkan dalam periode sebelumya .
9.      Pengungkapan informatif dalam laporan keuangan harus dipandang memadai, kecuali dinyatakan lain dalam laporan audit.
10.  Laporan audit harus memuat suatu pernyataan pendapat mengenai laporan keuangan secara keseluruhan atau suatu asersi bahwa pernyataan demikian tidak dapat diberikan.

PENERAPAN STANDAR AUDITING
Standar auditing bisa diterapkan pada setiap audit yang dilakukan oleh akuntan publik, tanpa memandang besar kecilnya perusahaan klien, bentuk organisasi bisnis, jenis industri, ataupaun perusahaan bertujuan mencari laba atau tidak bertujuan mencari laba. Konsep materialitas dan resiko berpengaruh terhadap penerapan seluruh standar, terutama standar pekerjaan lapangan dan standar pelaporan. Materialitas berkaitan dengan relatif pentingnya suatu hal atau suatu pos. Risiko berkaitan dengan kemungkinan suatu pos atau suatu hal
disajikan secara tidak benar.

HUBUNGAN ANTARA STANDAR AUDITING DENGAN PROSEDUR
AUDITING
Standar auditing berbeda dengan prosedur auditing. “Prosedur” menyangkut langkah yang harus dilaksanakan selama audit berlangsung, sedangkan “standar” berkaitan dengan kriteria atau ukuran mutu pelaksaan serta dikaitkan dengan tujuan yang hendak dicapai dengan menggunakan prosedur yang bersangkutan.

LAPORAN AUDITOR
Laporan audit adalah alat formal yang digunakan auditor dalam mengkomunikasikan kesimpulan tentang laporan keuangan yang diaudit kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Di dalam menerbitkan suatu laporan audit,auditor harus mematuhi keempat standar pelaporan dalam standar auditing.
LAPORAN AUDIT BENTUK BAKU
Laporan audit bentuk baku adalah laporan yang paling sering diterbitkan oleh akuntan publik. Laporan ini memuat pendapat wajar tanpa pengecualian (unqualified opnion) yang mengandung arti bahwa laporan keuangan menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan, hasil usaha, dan arus kas suatu satuan usaha, sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum.

·         Alinea Pendahuluan
·         Alinea Lingkup (Scope)
·         Alinea Pendapat
auditor akan memberikan salah satu dari pendapat berikut :
• Pendapat wajar dengan pengecualian yang menyatakan bahwa kecuali untuk hal atau hal-hal yang menimbulkan pengecualian, laporan keuangan menyajikan secara wajar….sesuai dengan prinsip akuntansi berlaku umum.
• Pendapat tidak wajar yang menyatakan bahwa laporan keuangan tidak menyajikan secara wajar…..sesuai dengan prinsip akuntansi berlaku umum.
• Menolak memberi pendapat yang menyatakan bahwa auditor tidak menyatakan suatu pendapat atas laporan keuangan. Penyimpangan dari prinsip akuntansi berlaku umum meliputi penggunaan prinsip akuntansi yang tidak berlaku umum, penerapan prinsip akuntansi secara salah, dan tidak membuat pengungkapan sebagaimana diminta oleh prinsip akuntansi berlaku umum. Sebagai contoh, apabila laporan keuangan klien menunjukan adnya perubahan dalam suatu prinsip akuntansi yang tidak dilakukan sebagaimana diatur dalam Standar Akuntansi Keuangan, atau bila laporan keuangan disusun tidak berdasarkan harga perolehan historis (historical cost).

TANGGUNGJAWAB AUDITOR DAN KESENJANGAN EKSPEKTASI
Para pemakai laporan keuangan yang telah diaudit mengharapkan auditor :
• Melakukan audit dengan kompetensi teknis, integritas independen, dan obyektif.
• Mencari dan mendeteksi salah saji material, baik yang disengaja maupun tidak disengaja.
• Mencegah diterbitkannya laporan keuangan yang menyesatkan.
Sebagian pemakai laporan berkesimpulan bahwa harapan-harapan diatas tidak akan terpenuhi, sehingga timbul apa yang disebut kesenjangan ekspektasi (ekspektasi gap). Kesenjangan ekspektasi sebagian besar berhubungan dengan tiga hal :
1.      KEKELIRUAN DAN KETIDAKBERESAN
Istilah kekeliruan (error) berarti salah saji (misstatement) atau hilangnya jumlah atau pengungkapan laporan keuangan yang tidak disengaja.
·         Tanggungjawab Mendeteksi Kekeliruan dan Ketidakberesan
·         Tanggungjawab untuk Melaporkan Kekeliruan dan Ketidakberesan
Auditor berkewajiban untuk mengkomunikasikan setiap ketidakberesan material yang ditemukan selama audit kepada komite audit. Kode Etik akuntan yang disusun IAI mengaharuskan auditor untuk menjaga kerahasiaan kliennya. Namun dalam keadaan-keadaan tertentu dibawah ini, auditor berkewajiban  mengungkapkan ketidakberesan yang di ketahui dalam auditnya kepada pihak selain klien.

2.      PELANGGARAN HUKUM OLEH KLIEN
Unsur tindakan melanggar hukum oleh klien adalah unsur tindakan pelanggaran yang dapat dihubungkan dengan satuan usaha yang laporan keuangannya diaudit, atau tindakan manajemen atau karyawan yang bertindak atas nama satuan usaha.
·         Tanggungjawab untuk Mendeteksi Pelanggaran Hukum oleh Klien
·         Tanggungjawab untuk Melaporkan Pelanggaran Hukum oleh Klien
Auditor harus mengkomunikasikan setiap unsur pelanggaran hukum oleh klien yang diketahuinya kepada komite audit. Tanggungjawab auditor untuk mengungkapkan unsur melawanhukum oleh klien kepada pihak luar, sama seperti halnya ketidakberesan.

3.      PELAPORAN TENTANG PERTIMBANGAN AUDITOR ATAS KEMAMPUAN SATUAN USAHA DALAM MEMPERTAHANKAN KELANGSUNGAN HIDUPNYA
Auditor harus menyatakan kesimpulannya dalam laporan auditor:
• Apabila pengungkapan yang dibuat manajemen dalam laporan keuangan tentang kemampuan perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya dipandang auditor, maka bisa diberikan pendapat wajar tanpa pengecualian, namun dengan memberi tambahan alinea penjelasan dibawah alinea pendapat untuk menjelaskan ketidakpastian( uncertainty) atas pengungkapan manajemen tersebut.
• Apabila pengungkapan manajemen dalam laporan keuangan dipandang tidak memadai oleh auditor, yang berarti laporan keuangan disusun tidak sesuai dengan prinsip akuntansi berlaku umum, maka auditor harus memberikan pendapat wajar dengan pengecualian atau pendapat tidak wajar, dan menjelaskan alasannya dalam alinea penjelasan yang dicantumkan sebelum alinea pendapat.

Read More - UDIT LAPORAN KEUANGAN DAN TANGGUNG JAWAB AUDITOR (Resumq Audit 1/bab 2)
Read More - UDIT LAPORAN KEUANGAN DAN TANGGUNG JAWAB AUDITOR (Resumq Audit 1/bab 2)

Sabtu, 02 Juli 2011

review Madre

Penulis : Dee/ Dewi Lestari
Penerbit : Penerbit Bentang
Cetakan Pertama : Juni 2011
Tebal : 162 halaman

      




Madre yang berisi kumpulan cerita yang  sudah dinanti oleh para penggemar Dee terutama aku sendiri. Madre bagaikan bacaan penganjal, sebelum menunggu kelahiran supernova #4.  Saat ini pun aku hanya cukup meminjamnya saja dari sang kawan dan suatu saat baru akan termiliki oleh ku. Seperti filosofi kopi,  “madre” terdiri dari beberapa kumpulan cerita pendek dan sajak yang diawali dengan cerita pendek berjudul “Madre”, dalam bahasa spanyol Madre adalah ibu. Seperti yang sudah-sudah, Dee selalu dapat membuat para pembaca terbawa kedalam cerita, seolah-olah ini adalah cerita nyata. Saya jadi teringgat pertanyaan Lian, sahabat  saya “memangnya café “filosofi kopi” dimana ya ? ayuk kita kesana!!”, kontan saja saya tertawa.  Dan kali Dee melengkapi sebuah kafe “filosofi kopi” dengan “Tan Bakery”, dan dari cerita Madre saya bisa mengetahui seperti apa pembuatan roti itu yang sebelumnya tidak terfikirkan olehku. Dee sanggup memberikan cerita humor melalu percakapan tokoh utama dengan Pak Hadi seorang “Artisan” legenda, saat membacanya saya benar-benar dibuat senyam-semyum dan tertawa sendiri (sory Raditya Dika lewat). Dee mampu menghidupan tokoh Tansen yang cuek dan Pak Hadi dengan hangatnya, sindiran yang menyemangati, pesan yang menghangatkan selalu hadir. 

“Tawaku menyembur. Akhirnya kutemukan kelucuan dari semua ini. Telah kusebrangi lautan, menemui orang-orang asing yang tiba-tiba mengobrak-abrik garis hidupku, menguak sejarah orang-orang mati yang tak mungkin bangkit lagi, dan satu-satunya yang tersisa dari rangkaian drama itu adalah satu toples adonan roti?”  (12) 

“Saya cari di Google, kata ‘Madre’ itu ternyata berasal dari bahasa Spanyol, artinya ‘Ibu’. Madre, Sang Adonan Biang, lahir sebelum ibu kandung saya. Dan dia bahkan sanggup hidup lebih panjang dari penciptanya. “ (18)

Penasaran dengan seperti apakah “madre” yang sanggup hidup ratusan tahun dan dapat memberikan kehidupan bagi para “artisan” legenda di Tan Bakery…ayuk baca di jamin puas !! selain cerpen diatas ada beberapa puisi yang indah lho, dua diantaranya yang saya suka adalah “ Wajah Telaga” dan “Percakapan di sebuah Jembatan”, dan pilihlah puisi favorite kamu…


Wajah telaga  tidak pernah berdusta
Ia bergetar saat udara halus menyapu mukanya
Ia beriak saat anggin lincah mengajaknya menari
….
Wajah telaga tidak pernah menyangkal
…
izinkan wajahku menjadi wajah telaga
(105)

“Berdua kami melintasi jembatan sejarah
Tahun-tahun yang berhiaskan putih harapan dan merah darah
Dan aku bertanya : apakah yang sanggup mengubah gumpal luka menjadi intan
Yang membekukan air mata menjadi kristal garam?
Sahabatku menjawab : Waktu
Hanya waktu yang mampu”
(123)
Read More - review Madre
Read More - review Madre

Rabu, 15 Juni 2011

TOURING TO "TAMAN NASIONAL MERU BETIRI"


Hari sabtu kemarin saya bersama teman-teman baru saya yaitu Scores (Scorpio Sidoarjo) dan shadow melakukan perjalanan ke Taman Nasional Meru Betiri. Taman Nasional Meru Betiri terletak di wilayah Kabupaten Jember dan kabupaten Banyuwangi Propinsi Jawa Timur. Taman nasional ini dibuka sejak tahun 1982 oleh Menteri Pertanian dengan luas wilayahnya sekitar 58.000 ha dengan nama diambil dari nama gunung tertinggi di kawasan ini yaitu Gunung Betiri (1.223mdpl). Taman Nasional meru betiri memiliki banyak pantai yang masih perawan dan alami seperti pantai sukamade, pantai bade alit, pantai rajegwesi dan sebagainya. Sedangkan  tujuannya kami yaitu menuju ke Pantai Sukamade yang merupakan penangkaran penyu.

Saya sendiri bersama hendra berangkat dari kota malang pukul 6 sabtu sore dan kami janjian bertemu di pasuruan dengan teman-teman dari sidoarjo sekitar pukul 8 malam. Sebelum sampai kota probolinggo kami berhenti di sebuah SPBU untuk menunggu Ema dan Aam yang menyusul. Bagi anak-anak genk motor perjalanan seperti ini adalah biasa tetapi bagi saya ini adalah perjalanan malam pertama kali dengan sepeda motor yang benar-benar menyenangkan.  Saat menuju Taman Nasional meru Betiri kami memilih jalur sebelah barat yaitu melewati kabupaten jember. Sepanjang malam kami terus melanjutkan perjalanan dengan melewati perkampungan, persawahan ataupun hutan.  Walaupun pemandangan sepanjang jalan tidak dapat dinikmati tetapi bintang dan bulan selalu menyinari kami saat itu.

Sekitar pukul 1 malam kami terpaksa berhenti karena salah satu dari rekan kami ban sepeda motornya mengalami kebocoran, bengkel dadakan gagal kami buka karena perlengkapan kurang banyak, tetapi untungnya  beberapa ratus meter kami berjalan ada sebuah tambal ban 24 jam (skalian ini buat ajang istirahat). Setelah ban sepeda selesai ditambal kami melanjutkan perjalan yang selanjutnya menjadi pengalaman baru untuk saya,  Dimana dari bengkel sampai alun-alun kota jember saya yang menjadi biker dengan mengendarai mega pro new milik hendra (cukup lama juga neh tidak mengendari sepeda motor kompling yang terahir yaitu tiger milik mas Galih...hehehe).


Sampai di alun-alun Jember sekitar pukul 3 dini hari, di alun-alun Jember inilah kami semua mengisi perut. Saat itu para pedagang malam yang ada di alun-alun sudah mulai berbenah untuk pulang tetapi mereka tetap mempersilahkan kami menikmati santap pagi. Tak lama nasi goreng dan kopi panas terhidang di meja. Sekitar pukul 4 pagi, kami kembali menjutkan perjalanan munuju Taman Nasinal meru Betiri. Walaupun kami gagal menikmati matahari terbit di pantai, kami dapat menikmati indahnya hutan tropis yang diiringi suara burung bernyayi merdu dengan menghirup segarnya udara pagi yang kami nikmati sepanjang perjalanan menuju Taman Nasional Meru Betiri. 

Akhirnya sekitar pukul 8 kami memasuki Taman Nasional Meru Betiri yang disambut oleh sebuah gapura. Jalanan mulai berbatu-batu yang berlubang-lubang dengan pandangan sekitar perkebunan coklat, pinus dan kopi. Ketika kami bertanya kepada petugas ternyata untuk menuju pantai sukamade dibutuhkan waktu sekitar 8 jam lagi sehingga kami merubah arah tujuan yang lebih dekat yaitu pantai rajegwesi, hal ini terjadi karena di hari senin besok masing-masing dari teman-teman harus bekerja. Dan sekitar pukul 10 pagi kami telah sampai di pantai Rajegwesi.

Pantai rajegwesi memiliki pantai pasir putih yang memnjang sepanjang kurang lebih 1,5 km dan pasir pantai di barat  barat pantai berwarna coklat akibat endapan lumpur yang dibawa oleh sungai-sungai yang menuju ke pantai. Gelombang laut secara langsung menerjang tepi pantai tanpa adanya batu karang di tengah laut. Dan sekitar pukul 1 kami meninggalkan pantai untuk pulang. Walaupun pantai rajegwesi tidak begitu indah dan special tetapi kali ini perjalan yang kami tempuh cukup menatang, mungkin kami lain kali dapat lebih mengekplore pantai sukamade seperti tujuan awal kami. Ketika pulang kami lebih memilih jalur sebelah timur yaitu melewati kabupaten banyuwangi, sehingga perjalanan akan terasa berbeda. Sekitar pukul 4 sore kami sampai di Pelabuhan gilimanuk. Di pantai pelabuhan gilimanuk ini kami sempatkan untuk beristirahat sejenak dan selanjutnya kami langsung menuju kota situbondo, probolinggo, pasuruan dan tujuan terakhir kota malang.

Go Adventure….
Read More - TOURING TO "TAMAN NASIONAL MERU BETIRI"
Read More - TOURING TO "TAMAN NASIONAL MERU BETIRI"

Kamis, 05 Mei 2011

Review "Perahu Kertas"





Judul: Perahu Kertas
Penulis: Dewi "Dee" Lestari
Tebal Buku: 444 hlm





Woow dewi Lestari,  dari dulu aku suka sekali ma karya-karya dewi lestari.  Sejak membaca “petir-supernova 3” yang menjadi awal pertemuanku dengan supernova. Dan sejak itu pula aku benar-benar  terkena virus nya. Berlanjut kepada “Filosofi kopi” yang membuat aku terus ketagihan akan karya-karya dee. Dan novel ini pun berhasil menyihir aku, dalam sehari langsung selesai terbaca karena semua teralikan oleh cepatnya arus cerita, sederas arus yang membawa perahu kertas….

Sampul belakang dari novel ini bertuliskan…

Namanya Kugy. Mungil, pengkhayal dan berantakan. Dari benaknya, mengalir untaian dongeng indah. Keenan belum pernah bertemu manusia seaneh itu.
...
Namanya Keenan. Cerdas, artistik, dan penuh kejutan. Dari tangannya, mewujud lukisan-lukisan magis. Kugy belum pernah bertemu manusia seajaib itu.
...
Dan kini mereka berhadapan di antara hamparan misteri dan rintangan.
Akankah dongeng dan lukisan itu bersatu?
Akankah hati dan impian mereka bertemu?
***

Di awal ketika aku membacanya aku merasa novel ini seperti teenlit remaja dan membuatku sedikit kecewa. Tetapi ternyata aku salah, Terlalu awal aku menyimpulkanya. Novel ini terasa nyata sama halnya dengan supernova. Ingin rasanya aku bertemu kugy. Aku merasa iri kepada kugy.

Kugy adalah seorang gadis mungil yang ceria, tidak peduli pada penampilannya, selalu berantakan, dan adalah seorang pengkhayal. Dia dibesarkan dalam keluarga yang hangat. Di sini Dee pun mampu menuliskan sesuatu yang kecil tetpi memiliki arti yang besar seperi smua saudara kugy diberi nama dengan awalan huruf “K”. Ia mempunyai sebuah impian untuk menjadi penulis dongeng, cita-cita yang selalu ada namun tak pernah benar-benar terwujud.

Pertemuanya dengan  keenan berawal dari sahabat kugy yang bernama Eko. Keenan adalah sepupu Eko. Antara kugy dan keenan, Keduanya memiliki persamaan yaitu sama-sama seorang pemimpi. Mereka sama-sama harus berjuang mewujudkan mimpinya.

Ditengah perjalanan dalam mewujudkan mimpi mereka masing-masing. Mereka pun mengalami perasaan cinta. Yang menurutku mereka sama-sama takut terluka dan tak ada yang berani mengungkapkan perasaan yang ada dalam hati mereka. Mulai dari ketika mereka kuliah, kugy yang menjalin cinta dengan ojos dan keenan yang berusaha dicomblangi oleh noni dan eko dengan wanda.

Keenan harus berhadapan dengan ayahnya yang menginginkan keenan meneruskan bisnis keluarganya. Sementara kugy dihapakan oleh realita kehidupan. Bahwa kita hidup di dunia nyata semua serba tersa dihitung oleh materi. Oia hampir saja lupa.  Kugy juga memilih mengajar bersama Sakolah Alit. Di sekolah Alit ini kugy tidak hanya mengajar tetapi juga belajar dari  anak-anak (ups, jadi kangen ma murid-muridku di bimbel).

Dalam proses mewujudkan mimpi ada perbeedaan antara kugy dan keenan. Menurutku Keenan lebih berani dalam mewujudkan mimpinya. Ia memilih pergi dari rumah dan menuju ke Bali untuk terus melukis. Sementara Kugy yang lulus lebih awal langsung memutuskan untuk mencari pekerjaan dan ia mendapatkan pekerjaan yang baik di sebuah perusahaan advertising. Kugy pun nyaris berhenti menulis.  Dia Tak peduli lagi dengan ambisinya menjadi penulis dongeng. Daya khayalnya tergantikan oleh rangkaian pikiran logis yang bekerja mekanis bagai robot untuk belajar, belajar, dan hanya belajar.

Disinilah aku merasa novel ini benar-benar nyata. Seperti kehidupanku yang selalu berusaha jalan di jalan semestinya. Sama-sama memiliki sifat naïf, penuh impian tetapi seiring dengan waktu dan bertambahnya usia, tahu akan kenyataan
segalanya menjadi berubah.  Belajar, kuliah, kerja kerja dan kerja…hal itulah yang aku lakukan. Aku merasa tak seberani kugy.  Aku selalu berfikir kenapa kita susah sekali mewujudkan mimpi karena kita hidup di dunia nyata bukan di dunia dongeng yang penuh dari khayalan dan impian. Tetapi aku harus terus berusaha mewujudkan mimpi karena tanpa mimpi aku hanyalah manusia tanah biasa….

Kembali lagi kedalam novel. Sementara Di bali keenan bertemu dengan Luhde,  seorang perempuan Bali yang polos dan lugu dengan sifat khas orang timur.   Sementara di kantor Kugy dipertemukan dengan Remi. Remi adalah atasan kugy yang memiliki sifat bijaksana dan sangat mencintai Kugy.  Kugy dan Keenan masing-masing telah menemukan cinta di hadapan mereka, akan tetapi cinta yang mereka pernah rasakan dulu seolah tidak dapat dihapus dengan mudah. (hadeh lagi-lagi ada orang lain, akupun juga selalu bertanya sebenarnya siapakah jodohku..hehehe)

Novel inipun mampu membuatku selalu bertanya-tanya. Kalian juga ! pasti akan penasaran akan kemanakah perahu kertas yang terbawa aliran sungai akan berhenti…kali ini pun aku tidak akan memberi tahu kalian akankah kugy dan keenan bersatu ? Walapun menurut beberapa orang  yang kurang suka akan perahu kertas, dimana dee mengapa lebih memilih menulis novel remaja. Tetpi aku justru berterimakasih kepada Dee  telah mengingatkanku kepada mimpi-mimpiku  “punyak taman kanak-kanak, mendaki salah satu seven sammit dan mendapatkan puncak bersaljunya”, yang sempat terkubur di dalam tumpukan lembar realita kehidupan

Hayukkkk baca yukksss !!!!
Read More - Review "Perahu Kertas"
Read More - Review "Perahu Kertas"

Minggu, 17 April 2011

PANTAI KONDANG MERAK (Kondang Merak Beach)


Cihui ke pantai lagi…baru seminggu kemarin saya ke pantai kondang merak bersama seorang teman, padahal belum sempat nulis cerita hari mingggu kemarin kembali saya mengantar taman-teman cewek yaitu ocha, della dan ira ke pantai kondang merak.

Pantai kondang merak sendiri terletak di kabupaten malang. Pantai Kondang Merak bersebelahan dengan pantai Balekambang. Dari kota malang hanya dibutuhkan waktu satu jam saja yaitu melewati kota malang, kepanjen dan selanjutnya Gondanglegi.  Walaupun  pantai Kondang merak tidak sepopuler pantai balekambang maupun pantai ngliyep, tetapi pantai kondang merak  memiliki pemandangan yang sangat indah dan masih sangat alami.  Pantai Kondang merak juga minim akan  fasilitas, bahkan listrik saja di pantai ini belum tersedia dan hanya beberapa kepala keluarga yang tinggal di pantai ini. Tetapi justru hal inilah yang menjadikan pantai kondang merak alami. Tahu sendiri kan, semakin banyak pengunjung pantai justru lebih kotor. Oleh karenanya saya berdoa semoga sampai nanti hanya pengunjung yang benar-benar bisa menjaga kelestarian alamlah yang mengetahui keindahan Pantai Kondang merak. Amin.

Untuk memasuki kawasan pantai kondang merak kita harus melewati  jalanan dengan tanah berkapur, dimana ketika hujan tanah akan licin dan lengket yang menyulitkan unyuk dilewati. Pada kunjungan saya yang pertama seminggu kemarin memang tidak sulit tetapi minggu kemarin sangat susah dilalui apalagi  untuk kendaraan mio milik ira yang memiliki ban kecil. Kamipun terpaksa balik kucing deh..

“yah koq nyerah !” kataku
“sepeda kamu gitu enak, lha punyaku “ bantah ira
“pantainya bagus banget lho, rugi deh kalau dah sampai sini tapi tidak sampai kondang merak “ 
kataku

Tapi akhinya saya berhasil juga membujuk mereka bertiga untuk berjalan menuju kondang merak dengan berjalan kaki dan menitipkan sepeda kami di penitipan pantai balekambang dan sepanjang perjalanan..(asyik juga kan berpetualangan lagi dan melemaskan otat kaki)

“aduh serem ini  empat cewek cantik melewati hutan seperti ini, kalau diculik bagaimana ?” kata ira
“gak usah lebay ra..” kata della
 “aduh nia pa masih jauh, sudah capek ini, katanya dekat tapi  mana..” keluh della
“ih.. gini ini kalau jalan ma anak gunung harus siap di ajak jalan” kata  ocha
“hahahahha, lho kan bener katanya pingin jalan-jalan, aku turuti  koq tambah ngomel, sudalah nikmati ini hutan, belum pernah kan kamu ke hutan…” kataku

Yap mereka bertiga memang teman jalan-jalan dan hanya ocha yang sering mau jika di ajak naik gunung. Dan sepanjang perjalanan kami menuju pantai kondang merak yang melewati hutan dengan jalanan tanah berkapur dan setelah berjalan sekitar satu jam kami baru menemukan jalan beraspal yang hanya beberapa meter  saja pantai kondang merak akan nampak.

“wah jernih banget airnya , beda ma balekambang yang keruh” kata ria
“iya ra, gak rugi kakiku lecet neh, pantainya benar-benar bersih dan ombaknya tidak besar , untung indah gini kalau gak kamu aku pecat jadi teman nia” kata della

Pantai kondang merak memang menawarkan keindahan tersendiri, dengan pasir putih membentang  di sebelah timur dan belah barat terdapat dua buah karang sehingga gelombang laut tidak secara langsung ke pantai. Air pantai yang jernih dan dihiasi batu-batu karang yang masih alami. Bahkan kami menemukan banyak sekali keong atau kerang laut dan udang  yang masih hidup, hal ini benar-benar menunjukan kalau pantai kondang merak kelestarianya masih terjaga dengan baik. Dan di sebelah barat terdapat hutan yang menawarkan udara segar. (terbukti juga tiga temanku yang suka ngemall tidak menyesal dengan berjalan jauh…hehehe). Tak terasa hari sudah hampir sore sehingga kami memutuskan untuk pulang. Dan dewi Fortuna berada di pihak kami karena saat itu ada keluarga yang membawa mobil sehingga kami memperoleh tumpangan, tidak perlu berjalan untuk menuju pantai balekambang dech.


Benar-benar acara jalan-jalan yang menyenangkan !! besok lagi ya kawan..

Read More - PANTAI KONDANG MERAK (Kondang Merak Beach)
Read More - PANTAI KONDANG MERAK (Kondang Merak Beach)

Jumat, 01 April 2011

RAFTING


Udah lama neh gak rafting…akhirnya kemarin saya bersama-sama teman-teman pergi rafting ke kasembon. Kami berlima kumpul di rumah noval yang ada di tlogo mas.  Perjalanan menuju Kasembon dari arah kota Malang dapat ditempuh sekitar 1 jam perjalanan. Dari Kota Malang kami menuju arah barat melewati kota Batu, Pujon dan sampai di Kasembon. Kami memilih  Family Trip dengan harga Rp125rb per orang.

Kami berangkat dari kota malang sekitar pukul delapan pagi dan sampai di sana kami langsung mengenakan perlengkapan. Kami mengarungi sungai sepanjang 7,5 km dengan waktu 2 jam. Sebelum mengarungi sungai kami di brefing terlebih dahulu oleh seorang pemandu.  Perjalan sungguh asyik  dengan melewati beberapa jeram yang menyenangkan. Tidak terasa setelah  berjalan sebentar (perasaan saya ini) kami berhenti untuk beristirahat. Sambil beristirahat kami menikmati makan jagung bersama yang disediakan oleh pemilik Rafting. Udara panas tidak mempengaruhi kami dengan percikan air jeram kami terus mamaju  ban dengan kecepatan yang cukup tinggi. Tak lama kemudian kami pun telah sampai di akhir petualangan jeram. Sungguh pengalaman singkat yang menyenangkan.

Read More - RAFTING
Read More - RAFTING

Selasa, 29 Maret 2011

Review "Cinta Di dalam Gelas"





Judul: Cinta di Dalam Gelas
Pengarang: Andrea Hirata
Penerbit: Bentang Pustaka, Jogjakarta






Cinta di dalam Gelas adalah bagian  dari dwilogi padang bulan. Saya membeli bersamaan dengan Padang Bulan, cetakan novel Bernama cinta dalam gelas karena seorang pasangan suami istri, dimana sang istri menyajikan segelas minuman untuk sang suami, minuman itulah yang merupakan perwujutan cinta sang istri (so sweet yach..). Novel ini akan mampu membuat kita tersentuh dan menginspirasi kita dalam menghadapi suatu masalah yang berat.
Bagi kawan yang yang pernah membaca Maryamah Karpov pada logi keempat Laskar pelangi, tentunya ingin tahu siapakah dia bukan ?... dan dalam novel inilah Andrea Hirata akan mecritakan mozaik kehidupan dari maryamah karpov. Pada novel Cinta di Dalam Gelas-lah Maryamah menjadi tokoh utama Nama lain.  Maryamah ternyata adalah Enong, seorang anak yatim. Jika dalam novel Padang Bulan Enong menjadi penambang perempuan pertama, sedang di novel ini dia menjadi perempuan pertama pula yang bertanding catur di perayaan 17 Agustus di Belitong.

Permainan catur ialah hal penting di Belitong. Permainan ini telah mentradisi dan bisa mengangkat drajat seseorang apabila menjadi juara, terutama di kejuaraan 17 Agustus-an. Untuk itulah Maryamah memutuskan ikut pertandingan catur pada 17 Agustus kelak. Dibalik keinginan maryamah bermain catur sebenarnya untuk  mengalahkan kepongahan mantan suaminya, Matarom, yang jago dalam bermain catur. Dia sakit hati pada Matarom yang seringkali berlaku kasar sejak dia menikah dengannya. Untuk itulah dia ingin memberi pelajaran padanya. Keinginan bermain catur kemudian dia utarakan pada Ikal. Awalnya Ikal bingung, bagaimana cara mengajari orang catur yang belum sekalipun bermain catur. Padahal mimpinya adalah mengalahkan sang jagoan catur tanah belitong, Matarom, yang telah menjadi rezim.

Ikal ingat dengan temannya, Ninochka Stronovsky, perempuan grandmaster dunia. Via Internet, Ikal belajar catur pada temannya, Ninochka Stronovsky, asal Georgia. Dia adalah teman Ikal ketika ia sekolah di Universitas Sorbonne, Prancis ( yang diceritakan dalam tetralogi lascar pelangi). Ikal kemudian mengajari Maryamah sesuai petunjuk Ninochka via internet. Awalnya sulit, tapi lambat laun Maryamah ternyata dapat menyerap dengan cepat. Walhasil, dia menjadi mahir, dan siap mengikuti perlombaan. Banyak orang mencibir dan menghalangi Maryamah untuk mengikuti lomba catur. Pasalnya, lomba catur adalah hal yang tabu di tanah Belitong. Seumur-umur tidak ada perempuan yang bermain catur, terlebih ikut perlombaan. Tapi, Maryamah tidak bergeming. Dia terus maju.

Dalam pertandingan, satu persatu dilahapnya lawan-lawan Maryamah. Di final, ia berhasil mengalahkan Matarom. Tuntas sudah misi Maryamah untuk mempermalukan Matarom, mantan suaminya, di khalayak umum. Tidak hanya itu, kemenangan Maryamah sejatinya kemenangan kaum perempuan dalam mendobrak tradisi patriarki yang masih sangat kental di tanah belitong.

Lewat permainan catur Maryamah berhasil mengangkat harkat dan martabatnya sebagai perempuan yang sejak remaja menjadi bulan-bulanan kaum laki-laki. Karakter dirinya terefleksikan dalam permainan caturnya, sebagaimana yang dikatakan Andrea, “…barangkali penderitaan dan tanggung jawab besar yang merundung Maryamah sejak kecil, serta sebuah perkawinan yang menyiksa, telah membentuk dirinya menjadi seorang survivor yang tangguh dan defender yang natural. Semua itu kemudian terefleksi dalam permainan caturnya. Jika ia melindungi rajanya—sebagaimana ia melindungi diri, ibu dan adik-adiknya—ia takkan pernah bisa tersentuh.”
Read More - Review "Cinta Di dalam Gelas"
Read More - Review "Cinta Di dalam Gelas"